Selasa, 03 Januari 2012

SEDIKIT SHARE NEH TENTANG Ms.WORD dengan OPEN OFFICE

ulasan singkat tentang Microsoft Word atau Microsoft Office Word

Ms.Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.
Ms-word-2007.jpg
Pengembang   : Microsoft
Rilis stabil      : 14.0.4760.1000 (2010) / Juni 15, 2010; 17 bulan yang lalu (2010-06-15)
Sistem operasi : Microsoft Windows, Mac OS X
Jenis                : Pengolah kata
Lisensi             : Perangkat Lunak Tak Bebas

ulasa singkat tentang OPEN OFFICE

OpenOffice.org adalah aplikasi perkantoran yang kini banyak digunakan oleh perusahaan baik di Indonesia maupun negara lainnya, hal ini dikarenakan aplikasi perkantoran ini mempunyai kemampuan multiplatform dan dapat digunakan dibanyak Sistem Operasi baik itu Microsoft Windows, Linux maupun Macintosh. Selain itu OpenOffice.org menggunakan basis Open Source sebagai basis pengembangannya membuat aplikasi ini cepat berkembang dan gratis.
Pada saat ini OpenOffice.org telah mencapai versi 2.0 dimana kemampuan yang dimilikinya sudah sangat jauh berbeda dengan versi-versi sebelumnya termasuk kemampuannya untuk memanfaatkan teknologi OpenDocument (odt) yaitu teknologi yang membuat dokumen dapat digunakan secara bersama-sama tidak saja berbeda sistem operasi, melainkan berbeda gadget/alat seperti Personal Computer, Personal Digital Assistant, Smartphone dan lain-lain.


PERBEDAAN MICROSOFT WORD DAN OPEN OFFICE

A. Microsoft Word

Kelebihan:
1. hadir dalam banyak versi, sehingga memberikan banyak pilihan.
2. lebih cepat dalam hal efisiensi.
3. fitur lwbih menarik.

Kekurangan:
1. Dokumen yang dibuat oleh Office pada versi sebelumnya dapat dibaca pada versi yang lebih baru, namun tidak sebaliknya. Misalkan ketika saya membuat dokumen pada Office 2003 dan saya berpindah komputer yang masih menggunakan Office XP maka dokumen saya tidak akan dapat terbaca atau mungkin masih dapat terbaca namun dengan tulisan yang tidak saya mengerti maksud dan arti katanya.
2. Microsoft Office juga tidak mendukung format dokumen lain misalnya format Open Document ( odt, odp, odb, odm, odf ). Sungguh tidak adil karena Open Office dapat digunakan untuk membuka dokumen Microsoft Office namun Microsoft Office tidak dapat digunakan untuk membuka dokumen Open Office.
3. Semua fungsi dan menu Office relatif mudah digunakan, kecuali pada versi terbaru yaitu Microsoft Office 2007. Pada versi ini tampilan, lokasi, dan tempat menu berubah total sehingga memerlukan waktu yang lebih banyak untuk belajar, memahami dan membiasakan pengguna dengan tampilan menu baru tersebut.
4. Semua dokumen yang dibuat oleh Microsoft Office sangat rentan dan rawan terjangkit virus. Telah banyak virus yang mengganggu dokumen yang dibuat dengan aplikasi ini. Virus tersebut merusak, mengganti kata-kata dalam dokumen, atau bahkan yang lebih parah adalah menghapus dokumen kita.
Virus tersebut memanfaatkan fasilitas makro yang memang disediakan oleh Microsoft Office. Makro adalah fasilitas untuk menambahkan script basic untuk otomatisasi dokumen. Namun ini disalahgunakan oleh banyak orang sehingga digunakan untuk merusak dokumen.
Selain virus yang berbasis makro, banyak virus lain yang tidak berbasis makro namun memusatkan serangannya pada file dokumen Office. Sehingga semakin bertambah banyaklah perusak-perusak data anda yang berkeliaran di alam bebas.

B. Open Office

Kelebihan Open Office:
1. Ketersediaan source code
OpenOffice.org adalah free/open source software. Artinya, source code OpenOffice.org tersedia dan bisa dimanfaatkan dengan sangat fleksibel (sesuai lisensi GNU LGPL). Dari sisi lisensi, ini artinya pengguna tidak perlu mengeluarkan sepeser uangpun untuk membeli lisensi penggunaan. Pengguna mungkin perlu mengeluarkan sedikit uang untuk membeli buku panduan atau media instalasi OpenOffice.org.
Ketersediaan source code juga memiliki nilai tambah. Diantaranya, kita tidak bergantung pada satu perusahaan tertentu. Siapa saja, selama menuruti lisensi yang digunakan, bisa mengembangkan sendiri paket Office berbasis OpenOffice.org. Bukan pekerjaan yang sederhana, tapi kita bisa melakukannya..
2. Berjalan pada banyak platform
Microsoft Office hanya berjalan secara natif pada Windows dan Macintosh. Artinya, kalau Anda sekarang menggunakan Windows dan Microsoft Office dan suatu saat ingin berpindah ke Linux, maka Anda kehilangan Microsoft Office.
Sementara, OpenOffice.org berjalan pada Windows, Macintosh, Linux, UNIX, BSD. Anda berpindah dari Windows ke Linux? Linux ke Solaris? Anda akan tetap menjumpai OpenOffice.org dan tetap bisa produktif. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa menggunakan banyak pilihan sistem operasi.
3. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya
Dengan menggunakan OpenOffice.org, kita tetap bisa membuka dan menyimpan dokumen-dokumen yang dihasilkan dari Microsoft Office. Tidak masalah. Kompatibilitas dengan MS Office memang tidak sempurna tapi pastinya, sudah sangat baik dan semakin dikembangkan.
Tidak hanya itu, OpenOffice.org juga bisa membuka dan menyimpan dokumen dari banyak paket office lain. Sebut saja WordPerfect, Lotus dan AutoCAD. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa bekerja dengan banyak format dokumen.
4. Format OpenDocument yang terbuka dan fleksibel
OpenOffice.org 2.x menggunakan format dokumen OpenDocument, yang sangat terbuka. Siapa saja bisa membaca spesifikasi format dokumen tersebut.
5. Ekspor ke PDF dan format lain dengan mudah
Dengan menggunakan OpenOffice.org, dokumen yang kita buat bisa langsung diekspor ke format lain, seperti PDF atau Flash dengan mudah, tanpa membutuhkan program atau pustaka tambahan.
6. Macro dalam berbagai bahasa pemrograman
Macro dapat digunakan untuk mengembangkan fungsionalitas Office. Dengan OpenOffice.org, macro dapat dibangun dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript, disamping OpenOffice.org Basic.
7. Akses database yang luas dan transparan
OpenOffice.org datang dengan dukungan database yang luas. Dengan dukungan berbagai driver natif, ODBC dan JDBC, Anda bisa menghubungkan OpenOffice.org dengan hampir semua database system populer yang ada di dunia ini.
8. Wizard untuk konversi dokumen MS Office
Punya satu folder (dengan struktur yang rumit) berisikan banyak dokumen MS Office baik Word,
9.  User interface yang konsisten antar komponen
Arsitektur program OpenOffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface Writer, Calc, Impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari OpenOffice.org.

Kekurangan Open Office:
1. Update terlalu cepat
2. Template dokumen yang berbeda dengan Ms.Office, sehingga dokumen yang dibuat dengan ekstensi open document tak bisa dibuka dengan Ms Office.
3. fitur kurang menarik. :)


                        

Tidak ada komentar: